Updated : Agu 16, 2019 in Berita Terkini

Legenda Bayern Munchen: Duo Maut Di Nilai Duet Impian, Siapakah Itu?

Baru-baru ini legenda Bayern Munchen, Lothar Matthaus menyebut kombinasi gelandang berusia 27 tahun, Philippe Coutinho dan penyerang berusia 31 tahun, Robert Lewandowski merupakan duet impian yang selama ini sudah di bayangkan.

Untuk Coutinho sendiri baru saja resmi bergabung dengan Bayern Munchen. Pemain yang sudah mempunyai dua orang anak itu, digaet Die Roten dari Barcelona dengan status pinjaman selama semusim disertai opsi pembelian permanen.

Kepindahan ini sekaligus mengakhiri masa kurang menyenangkan yang Coutinho rasakan di Barcelona, hanya satu setengah tahun lamanya setelah ia direkrut dari Liverpool dengan biaya mencapai kurang lebih 160 juta.

Keyakinan Matthaus

Coutinho sendiri menjalani debutnya berseragam Bayern ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Schalke akhir pekan kemarin.

Sementara di pertandingan tersebut, untuk Lewandowski sendiri dirinya menunjukkan kelasnya dengan mencetak tiga gol alias hat-trick. Untuk itu sebabnya Matthaus sangat yakin dan optimis dengan prospek kombinasi kedua pemain ke depannya. Ia yakin duo kombinasi itu bisa menciptakan kejayaan yang luar biasa.

“Coutinho menampilkan teknik terbaiknya dalam 30 menit yang diberikan Niko Kovac di Schalke, dan sepertinya dia sangat senang tiba di Munchen, terutama dengan adanya Robert Lewandowski,” ujar Matthaus dalam kolomnya di Sky Sports.

“Mereka bisa menjadi duo impian di Jerman dan Eropa, kaki ajaib Brasil dan striker terbaik di dunia. Tentu, saya ulangi, karena saya telah menekankan selama bertahun-tahun bahwa Robert, bagi saya adalah pemain nomor 9 terbaik dan paling lengkap,” imbuhnya kepada tim isbw13.org.

Pujian untuk Lewandowski

Matthaus pun berkomentar dengan menyebutkan Lewandowski sebagai striker terbaik di dunia bukan tanpa alasan. Bomber asal Polandia itu tiap musim selalu mencetak di atas 40 gol bersama Bayern. Prestasinya tersebut jelas dinilai dan bisa berpangaruh besar untuk Bayern. Berikut ini ujar Matthaus.

“Hal terhebat darinya adalah dia memainkan 96 persen dari keseluruhan laga yang mungkin ia mainkan bersama Bayern sejak ia datang ke sana, membuat saya sada bahwa dia tak mendapat banyak uang atas statistik luar biasa ini,” tutur Matthaus.

“Seorang pemain dengan catatan seperti itu, bahkan terlepas dari golnya, harus mendapat uang lebih banyak dibanding pemain yang hanya tampil sebanyak 50 atau 60 persen dari keseluruhan laga,” tukasnya.

Nantikan pasti banyak yang sudah tidak sabar juga dengan duo kombinasi Coutinho dan Lewandowski bakal kembali tersaji, bahkan mungkin sejak menit pertama ketika Bayern menjamu Mainz yang akan di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2019 tepatnya akhir bulan Agustus ini, so kita tunggu saja ya Bolaneters!

Updated : Agu 15, 2019 in Berita Terkini

Kabarnya Barcelona Sudah Semakin Dekat Dengan Neymar, Apakah Benar Ini Kabar Yang Baik?

Kali ini berita datang dari salah satu direktur Barcelona, Jordi Bordas, dimana dirinya baru saja membocorkan sesuatu soal transfer pemain berusia 27 tahun, Neymar dari PSG. Ia menyebutkan bahwa timnya sudah semakin dekat dengan tanda tangan pemain asal Brasil tersebut.

Seperti yang di ketahui soal rumor kepulangan Neymar ke Barcelona sampai saat ini belum menemukan jawaban yang tepat dan sampai saat ini pun menjadi salah satu bahan perbincangan utama penikmat sepak bola di seluruh dunia saat ini. Hampir sama seperti waktu dirinya meninggalkan Camp Nou guna bergabung dengan Les Parisiens tahun 2017 lalu.

Pada saat itu, publik dibuat gempar setelah PSG menebus klausul pembelian yang tercantum dalam kontrak Neymar sebesar 222 juta euro. Angka yang sangat besar. Dan transfer itu sendiri berhasil membuatnya menjadi pemain termahal di dunia hingga sekarang.

Dan sekarang, setelah dua musim tanpa prestasi yang membanggakan di PSG, Neymar dikabarkan akan pulang kembali ke Camp Nou. Dari beberapa pemberitaan, diketahui bahwa transfernya kali ini juga bakalan melibatkan banyak uang meskipun tak sebesar yang dulu. Tidak hanya itu pro dan kontra selalu tidak sepi meramaikan media soal terkait dirinya dan tentunya ada sebagian orang yang memang setuju kepulangannya ada juga yang menilai itu akan jadi petaka untuk Barca.

Pengakuan Direktur Barcelona

Lalu belum lama ini, diketahui bahwa empat figur penting Barcelona berangkat menuju Paris untuk melanjutkan proses negosiasi dengan PSG. Jordi Bordas adalah salah satu orang tersebut, bersama Oscar Grau selaku CEO dan, Eric Abidal, dan pemandu bakat Andre Cury.

Sampai akhirnya sejumlah awak media berkesempatan untuk mendapatkan sepatah dua patah kata darinya sebelum berangkat ke Paris baru-baru ini. Darinya, diketahui bahwa proses negosiasi dengan PSG berjalan dengan cukup baik, setidaknya sampai sekarang. namun saja sampai saat ini belum ada kesepakatan resmi yang memutuskan Neymar resmi ke Barca. Berikut ini ada percakapan dari direktur Barca.

“Masih belum ada kesepakatan,” ujarnya saat berada di bandara, dikutip dari Evening Standard. “Kami sedang bernegosiasi dan sudah semakin dekat, tapi saya tak bisa mengatakan apapun selain itu,” tandasnya.

Penutupan Bursa Transfer Kian Dekat

Jelas sekali waktu semakin maju dan Barcelona harus segera merampungkan proses transfer Neymar. Jika tidak, maka mereka harus kembali mengejar penyerang berumur 27 tahun itu pada bursa transfer musim dingin pada bulan Januari 2020 mendatang jika memang belum ada klub lain yang akhirnya memboyong dirinya.

Tetapi baru-baru ini media di ramaikan dengan kabar jika PSG dikabarkan sudah menolak dua proposal dari Barcelona. Dalam tawaran pertama, Blaugrana mencoba memasukkan pemain untuk memangkas uang yang harus dikeluarkan. Lalu, yang kedua, adalah tawaran peminjaman dengan opsi permanen di musim panas nanti.

Kali ini, seperti yang dilansir dari Evening Standard, Barcelona disebut sudah menyiapkan dana transfer sebesar 170 juta euro tanpa embel-embel pemain di dalam tawarannya. Namun belum diketahui bagaimana mereka mengakalinya agar tidak terjerat regulasi Financial Fair Play. Kita doakan saja ya Bolaneters agar proses transfer ini menemukan jalan keluarnya karena pasti para fans juga sudah mulai bosan dengan pemberitaan pemain yang sudah mempunyai satu anak ini.

Updated : Agu 14, 2019 in Berita Terkini

Zinedine Zidane Tetap Keras Hanya Mau Paul Pogba, Bukan yang Lain!

Sepertinya tidak berhenti kita membahas soal Real Madrid dan kali ini datang dari Entreandor Real Madrid lagi, Zinedine Zidane yang dikabarkan meminta klubnya agar mengusahakan perekrutan pemain berusia 26 tahun, Paul Pogba sebelum jendela transfer musim panas ini ditutup pada tanggal 2 September 2019.

Memang sudah sejak lama Pogba tengah dihubungkan dengan pintu keluar Manchester United. Beberapa waktu lalu gelandang asal Prancis tersebut mengakui bahwa ia ingin mencari tantangan baru di klub lain. Dan dirinya pun merasa jika sudah waktunya keluar dari MU.

Dan kabarnya ada dua klub, Real Madrid dan Juventus yang di kabarkan akan menjadi dua klub yang paling serius menginginkan tanda tangan Pogba. Tetapi inilah yang masih menjadi persoalan yang belum ada kabarnya. Karena United tak akan bersedia melepas gelandang 26 tahun tersebut dengan harga murah. Bagi MU ini adalah kesempatan jika memang dua klub tersebut salah satunya ada yang memang rela mengeluarkan dana yang sesuai di minta oleh MU.

Hasrat Zidane

Hingga bursa transfer ditutup pada awal pekan depan, Real Madrid akan terus dan masih mencoba merampungkan transfer pemain incaran mereka, terutama Pogba.

Ada daftar nama lainnya seperti Donny van de Beek dan Christian Eriksen sejauh ini menjadi nama lain yang dikaitkan dengan Real Madrid. Bahkan, kabarnya Los Blancos diyakini bisa menggaet kedua pemain tersebut kapan saja.

Tetapi, jika di lihat memang Zidane tak sepenuhnya menyetujui rencana perekrutan dua pemain tersebut. Seperti yang dilansir oleh Marca, sosok yang sudah mempunyai empat orang anak itu hanya mendambakan kehadiran Pogba di skuatnya.

Zidane tetap mengharapkan klubnya bisa benar-benar mewujudkan pembelian Pogba meski Manchester United mematok harga sebesar 200 juta euro untuk gelandang asal Prancis tersebut angka yang bukanlah sedikit.

Soal Neymar

Kita membahas sedikit Selain perburuan pemain di sektor gelandang tersebut, Real Madrid juga dirumorkan ingin memperkuat lini serang mereka dengan memboyong Neymar dari PSG.

Sama halnya soal rencana transfer Neymar belum juga menemukan titik tengahnya, presiden Florentino Perez kabarnya masih tetap tak mau mundur dari perburuan meski kabar terakhir menyebut jika pemain 27 tahun itu ingin merapat ke mantan klubnya, Barcelona.

Pihak Real Madrid menganggap kedatangan Neymar ke Santiago Bernabeu bisa mengatasi masalah Los Merengues di depan gawang lawan. Semoga saja harapan setiap harapan bisa di buktikan nanti ketika sudah di nyatakan resmi ya, Bolaneters!

Updated : Agu 13, 2019 in Berita Terkini

Hilangkan Harapan Fans Real Madrid Dengan Zinedine Zidane

Setelah berbagai pertandingan yang sudah di lewati, performa Real Madrid yang belum juga meyakinkan pada musim 2019/2020 membuat para fans mulai meragukan Zinedine Zidane sang pelatih. Bahkan pria berusia 47 tahun, dinilai sudah tidak lagi mendapat status ‘tak tersentuh’ dari fans Madrid.

Keputusan Zinedine Zidane dimulai untuk datang kembali ke Real Madrid pada fase akhir musim 2018/2019. Dan kembalinya pelatih asal Prancis disambut awal dengan antusias. Dia dipercaya dan juga dinilai bisa menjadi juru selamat bagi Real Madrid.

Tetapi kenyatanya, saat ini Real Madrid sedang cukup mengalami ketidakjelasan dimana Zidane tidak mampu berbuat banyak pada musim 2018/19 lalu. Sampai akhirnya Los Blancos mengakhir musim dengan cukup buruk. Tetapi, semua masih percaya pada Zidane bisa membawa Madrid bangkit.

Hanya saja, harapan tersebut mulai luntur dan tidak ingin terlalu mempunyai harapan yang sangat besar, menyusul hasil pramusim yang buruk. Situasi pun makin pelik pasca Madrid kalah dari Real Valladollid yang baru saja dilaksanakan. Lantas, seperti apa kondisi terkini Real Madrid? Simak berikut ini lebih lengkapnya.

Fans Tak Percaya Pada Zidane

Menurut informasi yang di jelaskan pada jurnalis Marca, Jose Felix Diaz, mengingkatkan jika rangkaian hasil buruk di pramusim berdampak besar pada fans Real Madrid. Dan sekarang hasilnya mereka mulai mengalami keraguan dengan kemampuan Zinedine Zidane sebagai pelatih.

Kekalahan dengan perolehan skor 3-7 atas Atletico Madrid pada laga di Amerika Serikat menjadi awal dari segala keraguan. Fans mulai menunjukkan rasa tidak respeknya karena Zidane dinilai tidak membuat perubahan yang cukup nyata. Tidak terlihat jika ada ide segar dari permainan Madrid.

“Real Madrid belum menemukan jalan yang diperlukan untuk melupakan segala yang terjadi pada musim lalu. Keraguan tersebut kembali nampak di antara para penggemar Madrid,” tulis Jose Felix Diaz di Marca.

Dan pada saat kemenangan yang diraih oleh Real Madrid pada laga melawan Celta Vigo sempat memberi harapan walaupun mungkin hanya secuil bagi para fans. Namun, ketika melihat Sergio Ramos dan kolega kalah di kandang atas Valladolid, Zidane kehilangan kepercayaan dari fans. Dan fans pun mulai benar-benar tidak ingin atau enggan memuji sang pelatih.

Tidak Ada Inovasi Karena Cedera

Memang di sadari dan juga dilihat faktor satu hal yang menjadi keluhan para fans Real Madrid adalah tidak ada inovasi yang dilakukan Zidane pada awal musim 2019/2020 ini. Dia tetap memainkan susunan pemain yang hampir sama dengan musim lalu, begitu juga cara bermainnya. Tidak ada formasi atau perubahan yang ia buat untuk para rekan pemain.

Tetapi hal tersebut tidak terlepas dari badai cedera yang dialami oleh Madrid pada awal musim. Saat ini, total Real Madrid mempunyai sembilan pemain mengalami cedera, termasuk pada pemain baru.

Beberapa nama yang masuk yaitu Ferland Mendy, Luka Jovic [kini sudah sembuh], Eden Hazard, Eder Militao, dan Rodrygo Goes mengalami cedera pada laga pramusim. Selain itu, masih ada Marco Asensio, Thibaut Courtois dan James Rodriguez yang mengalami cedera.

Dan hal tersebut bisa dijadikan penilaian untuk sang pelatih bagi para fans karena memang melihat kondisi tersebut membuat Zidane tidak punya banyak pilihan selain mengandalkan muka-muka lawas seperti Isco, Marcelo dan Gareth Bale. So bagaimana perkembangan Real Madrid untuk para fans mohon bersabar dan jangan lupa untuk jangan berhenti berikan semangat dan support kalian agar Real Madrid bisa kembali berjaya dan menemukan solusinya.

Updated : Agu 12, 2019 in Berita Terkini

Dinilai Tak Profesional, James Rodriguez Membuat Ulah

Berita terbaru datang dari gelandang serang Real Madrid berusia 28 tahun, James Rodriguez yang kabarnya dituduh bersikap tidak profesional. Tuduhan tersebut dialamatkan oleh mantan dokter tim nasional Kolombia, Hector Fabio Cruz.

Usai masa peminjamannya di Bayern Munchen habis pada akhir musim lalu, masa depan James sempat tidak mendapatkan kejelasan karena kabarnya ia tak masuk dalam rencana entrenador Real Madrid, Zinedine Zidane.

Meski namanya sempat ramai dibicarakan pada media, karena dirinya dikaitkan dengan sejumlah klub, akan tetapi James hingga kini masih belum juga hengkang dari Santiago Bernabeu. Jelas memang dirinya ingin bertahan lama di Real Madrid.

Dan kabar yang terbarunya, yaitu cedera betis yang dialami James diyakini membuat peluang pemain 28 tahun itu untuk pindah klub pada musim panas ini proses tersebut begitu cepat dan hilang begitu saja.

Komentar Fakta Soal James

Menurut Hector Fabio Cruz menilai banyaknya masalah yang terus mendera James dan permasalahan tersebut tak lain karena tingkahnya sendiri yang disebut tak profesional. Berikut ini pengakuannya.

“Dia [James] tak fokus. Alih-alih bersiap menyambut musim baru, dia pergi mendandani alis dan rambutnya sementara harusnya dia berlatih,” ungkap Cruz kepada Futbolred.

“Tim besar seperti Real Madrid mengharapkan profesionalisme, yang akan dipersiapkan, tapi dia berpikiran buruk,” tambahnya.

Sudah Bisa Diprediksi

Meski sempat dimainkan sebagai starter dalam laga kontra Real Valladolid, akan tetapi banyak yang sudah memprediksi dan juga banyak yang meragukan James bisa terus mendapat kepercayaan dari Zidane.

“Seorang pemain yang berbulan-bulan jauh dari lapangan dan pergi dari klub ke klub, bagaimana dia bertahan di sana?” tanya Cruz.

“Untuk pertama dia memang akan bertahan, tapi jika dia bersiap dengan baik dia tak akan mengalami masalah ini. Saya sudah memprediksi bahwa situasinya bisa memburuk karena dia tak berlatih,” tukasnya.

Perbandingan Dengan Ronaldo

Namun tidak berhenti sampai di situ, Cruz juga sempat berbicara lagi dan membawa-bawa nama bintang Juventus, Cristiano Ronaldo untuk mengkritik sikap tak profesional yang ditunjukkan James. Berikut komentarnya.

“Cristiano berlibur selama sepekan. Dia pergi menggunakan kapal pesiar bersama keluarganya ke Yunani dan pada pekan berikutnya ia punya 15 orang yang membantu mempersiapkan dirinya menyambut musim baru,” ucap Cruz.

“Dia sosok paling profesional yang saya tahu. James meninggalkan Piala Dunia dengan kondisi cedera, menyewa pesawat pribadi, pergi ke pantai dan bersantai. Tak bisa seperti itu,” tutupnya.

Updated : Agu 11, 2019 in Berita Terkini

Akhirnya! Sudah Beli 5 Pemain, Namun Skuad Real Madrid Dianggap Belum Menunjukkan Kekuatannya

Setelah kabarnya skuad Real Madrid yang sudah di resmikan membeli 5 pemain namun sekarang dianggap belum cukup kuat untuk bersaing merebut gelar juara. Banyak yang menilai Zinedine Zidane sang pelatih belum benar-benar merombak skuad.

Sejak kembalinya Zidane, gagasan pembangunan kembali mulai didengungkan di Los Blancos. Setelah musim yang begitu buruk, yang sudah dilalui oleh Real Madrid kini tugas Zidane yang diharapkan mampu membangkitkan Madrid musim 2019/20 ini.

Lalu perencanaan proyek pembangunan itu dimulai dengan mendatangkan beberapa pemain top. Dan dirinya tidak main-main, Zidane langsung membeli lima pemain baru, yang salah satunya yaitu Eden Hazard.

Namun kabar yang berhembus sayangnya, pembelian Zidane itu ternyata dinilai belum cukup memuaskan dan belum memberikan pengaruh yang besar untuk tim. Simak berikut ini lebih lengkapnya.

Belum Cukup Puas

Mantan pemain Madrid, Predrag Mijatovic sudah memahami maksud pembangunan skuad kembali. Biar begitu, tetapi hasil akhirnya sang pelatih masih belum puas dengan kondisi skuad Madrid yang sekarang.

“Saya mengharapkan pembaruan skuad yang lebih baik lagi,” tutur Mijatovic kepada El Larguero via Marca.

“Jika skuad yang sekarang tetap bertahan maka tim ini masih bisa bersaing, tapi kami tidak bisa terlalu optimistis dan berpikir sebagai yang terbaik atau bahwa kami akan meraih semua gelar.” Ujarnya kembali.

Lini Tengah

Lalu komentar yang di keluarkan menurut Mijatovic, kelemahan Madrid terlihat jelas ada di lini tengah. Mereka masih membutuhkan pemain-pemain yang bisa jadi pembeda dan juga memberikan pengaruh yang lebih baik untuk tim. Karena bagaimanapun, Luka Modric sudah tidak lagi muda.

“Kita lihat saja apakah mereka akan mendatangkan pemain lagi musim panas ini. Biar begitu, saya tidak terlalu yakin,” lanjut Mijatovic.

“Di lini tengah mereka sedikit lemah. Tidak banyak alternatif, jadi gelandang baru akan disambut,” tutupnya.